Inseminasi Buatan - Program Hamil Mudah dan Terjangkau.

Inseminasi Buatan telah membantu ribuan pasangan untuk hamil.

Program Hamil dengan Inseminasi Buatan sudah semakin menjadi populer di kalangan pasangan yang mendambakan buat hati.

Apa itu inseminasi buatan?

Inseminasi adalah teknik untuk memasukkan sperma ke dalam rahim dengan alat bantu semacam kateter untuk memudahkan jalannya sperma menemukan dan membuahi sel telur.

Program inseminasi buatan harus dilakukan oleh dokter kandungan yang berpengalaman. Selain itu, tindakan ini harus dilakukan di fasilitas kesehatan yang memiliki laboratorium yang memadai sebab diperlukan proses pembersihan/pencucian pada sperma sebelum digunakan pada proses inseminasi.

Tahapan program inseminasi.

  • Pemeriksaan Kesuburan & Konsultasi
    Sebelum menjalani program hamil inseminasi, pasangan suami dan istri perlu pemeriksaan kesuburan sebagai prasyaratnya. Suami perlu menjalani tes analisa sperma. Sedangkan istri perlu menjalani USG dan jika dokter menyarankan, perlu juga menjalani pemeriksaan tuba dengan prosedur HSG. Kalau hasilnya semuanya baik dan normal, maka program inseminasi dapat dilakukan.
  • Pemantauan siklus ovulasi
    Sejak awal haid, maka siklus ovulasi istri akan dimonitor dengan USG secara rutin beberapa hari sekali. Tujuan dari tahapan ini adalah untuk memantau perkembangan sel telur dan memperkirakan kapan sel telur tersebut akan matang, agar tindakan inseminasi nantinya dapat dilakukan pada waktu yang tepat.
  • Suntikan Pemicu Ovulasi
    Jika dari pemantauan diperkirakan sel telur sudah siap untuk ovulasi, maka dokter akan memberikan suntikan hormon yang akan memastikan pematangan dan pelepasan sel telur dari ovarium dalam waktu sekitar 36 jam setelahnya.
  • Inseminasi
    Jika terjadi ovulasi, sel telur diperkirakan akan bertahan hidup 12-24 jam, sedangkan sperma bisa bertahan hidup berhasi-hari. Oleh karena itu, sperma akan diinseminasikan terlebih dahulu, supaya menunggu di dalam tuba fallopi dan siap membuahi jika ada sel telur yang matang. Dokter mungkin masih akan melakukan USG lagi sebelum tindakan inseminasi benar-benar dilakukan.
  • Tes hamil
    Setelah inseminasi, berikutnya adalah menunggu hasil. Tes hamil dengan testpack dapat dilakukan sekitar 2 minggu setelah tindakan inseminasi.